Sebuah atom yang menginspirasi
Atom dan nuklir
Atom dan nuklir. Ketika mendengar nama ini, sebagian besar orang langsung berpikir ke bom atom atau bom nuklir. Karena memang istilah atom lebih familiar di berbagai media massa sebagai bom atom. Bahkan sebagian orang trauma mendengar istilah ini. Hal ini disebabkan oleh serangkaian peristiwa dalam sejarah yang menyebabkan ribuan orang terpapar radiasi akibat bencana atom dan nuklir baik yang disebabkan oleh ledakan bom maupun akibat kecelakaan pembangkit listrik tenaga nuklir.
Namun, atom dan nuklir sebenarnya berada di sekeliling kita karena atom merupakan penyusun terkecil dari sebuah materi. Meja, kursi, lantai, dinding, dan seluruh isi rumah terdiri atas materi yang tersusun oleh atom. Komputer, flashdisk, dan semua peralatan elektronik juga tersusun atas atom. Semua benda yang ada di bumi dan alam semesta termasuk air, tanah, udara, dan planet-planet semuanya tersusun atas atom. Oleh karena itu, kita tidak perlu khawatir dan takut dengan istilah atom. Sedangkan nuklir adalah bagian dari atom atau biasa disebut dengan inti atom. Tulisan ini akan mendeskripsikan tentang atom dan komponen yang membangun atom khususnya tentang tingkatan energi yang ada di dalam atom. Melalui penjelasan itu, kita akan mengambil banyak pelajaran untuk menumbuhkan rasa optimis dan semangat dalam kehidupan kita. Karena pada prinsipnya semua materi yang hidup dan mati tersusun oleh atom.
|
Awal Tahun 2011, bisa dikatakan bahwa manusia-manusia di Fukui vakum yang mana disebabkan oleh salju yang besar. Sebagaimana yang saya katakan salju yang menghantam FUKUI memaksa setiap manusia untuk berguling-guling dalam futon untuk waktu yang lebih lama. Tak percaya silahkan lihat sendiri foto dibawah yang dimana diambil di depan salah satu gedung di Universitas Fukui ini. Salju tebal yang menyebabkan manusia sulit untuk bergerak.
Februari, bulan yang dikatakan sebagai bulan penuh kasih dikarenakan adanya hari Valentine. Hahaha…. Walau tidak merayakan inilah kasih nyata yang kami berikan terhadap orang lain dan terhadap sesama warga Indonesia. Juru masak wanita kami yang dipanggil Aya Kalong menunjukan kebolehannya dengan memasak nasi goreng di kelas memasak yang dihadiri oleh orang-orang Jepang baik tua, muda hinga anak-anak 10. Kejadian ini terjadi pada tanggal 13 Februari 2011 (1 hari sebelum hari valentine). Jika tadi bercerita tentang kasih terhadap orang-orang Jepang, sekarang bercerita kasih terhadap sesama warga Indonesia yaitu jalan-jalan ke kota tetangga yaitu Kanazawa. Pada gambar, tampak kemesraan dari para warga FUKUI. Terbukti. di sebuah ruangan yang besar ternyata mereka lebih memilih mengunpul di salah satu pojok ruangan untuk bersantai bersama. Untuk saya…. Lebih memilih mengabadikan rasa kemesraan warga fukui ini.
Fukui merupakan salah satu dari 47 prefektur yg ada di Jepang dan mempunyai luas wilayah sekitar 4.189 km2. Daerah ini terletak di bagian Jepang tengah yang berbatasan langsung dengan Laut Jepang di sebelah barat. Oleh orang Jepang, bersama dengan prefektur Ishikawa dan Toyama, daerah ini biasa disebut daerah Hokuriku. Fukui dibagi menjadi 2 daerah yaitu Reihoku di sebelah utara dan Reinan di sebelah selatan. Ketika musim dingin banyak sekali salju turun di sini, seperti halnya beberapa prefektur lain yang berbatasan langsung dengan Laut Jepang. Biasanya salju turun sekitar bulan Desember sampai Februari. Kalau di Fukui-city (ibukota prefektur Fukui) saljunya bisa mencapai setengah meter tapi kalau di daerah pegunungan seperti daerah Ono, bisa menumpuk hingga 1 m lebih, bahkan kalau lagi hebat-hebatnya bisa sampai 3 m. Seperti halnya prefektur-prefektur lain di daerah Hokuriku, di Fukui juga banyak terdapat hamparan sawah dan kebun-kebun pertanian. Jadi jangan heran kalau sepanjang perjalanan dengan kereta api kita akan melihat banyak hamparan sawah di sekeliling. Bahkan di dalam kota Fukui sekalipun banyak warga yang mempunyai sawah di samping rumahnya.
Namun terkadang keinginan tersebut memudar dikarenakan ketidaktahuan informasi jalan menuju ke Jepang. Sebagaimana dulu penulis juga sempat pesimis dikarenakan susahnya menembus beasiswa. Berikut ini beberapa tips yang menjadi pengalaman penulis dan juga sebagian teman-teman yang berhasil mendapatkan berbagai macam beasiswa melanjutkan studi postgraduate ke Jepang. |


